Beranda News Anggaran Pembangunan RS Regional Defisit, Tarmizi SP Berang

Anggaran Pembangunan RS Regional Defisit, Tarmizi SP Berang

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Tarmizi SP memprotes keras kepada Dinas Kesehatan Aceh pada saat melakukan pembahasan KUA-PPAS di Komisi V DPR Aceh, Jumat (14/8). Politisi Partai Aceh ini berang karena anggaran pembangunan RS Regional untuk tahun 2021 hanya 80 miliar untuk 5 unit RS Regional, padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan agar tahun 2022 bisa beroperasi beberapa RS Regional seperti di Aceh Barat, Aceh Tengah dan Aceh Selatan.

“Saat ini ketiga kabupaten tersebut sudah layaknya beroperasi dengan baik. Khususnya untuk kabupaten Aceh Barat, anggaran sebelumnya yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 100 Miliar lebih. Namun faktanya adalah justru hanya Rp 20 Miliar,” kata Tarmizi SP.

Saat dikonfirmasi Tarmizi SP, Kepala Dinkes Aceh mengatakan bahwa, anggaran tersebut sudah ditetapkan oleh TAPA  (Tim Anggaran Pemerintah Aceh) yang diketuai Sekda Aceh, Taqwallah.  Menyikap hal itu, Komisi V DPR Aceh meminta TAPA agar lebih serius dan berkomitmen untuk membangun rumah sakit regional. Ini dikarenakan daya tamping RSUZA Banda Aceh sudah melebihi kepasitas.

“Miris sekali masyarakat kita saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Kalau mau tahu bagaimana nasib masyarakat, sebaiknya ikut sidak bersama saya ke RSUZA,” tegas Tarmizi SP.

Tarmizi SP juga menanyakan mengapa rumah sakit regional di tiga kabupaten tersebut tidak masuk dalam program multiyear. Pasalnya, katanya lagi, rumah sakit regional tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

“Jangan fokus anggaran untuk kebutuhan yang kurang prioritas. Kami dari Komisi V DPRA mendesak Pemerintah Aceh untuk fokus membangun rumah sakit regional,” katanya lagi. []

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here