Beranda News Bacok Iparnya Berkali-Kali, Pria Asal Banda Aceh Ditangkap Polisi

Bacok Iparnya Berkali-Kali, Pria Asal Banda Aceh Ditangkap Polisi

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | Banda Aceh – Moch. Arief Surya (37) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh akibat mengalami luka bacok, Senin (16/3) sore. Korban dianiaya oleh pelaku berinisial EM (38) yang tak lain adanya abang iparnya sendiri.

Peristiwa berdarah itu terjadi di rumah di kawasan Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Rumah itu sendiri yang ditempati oleh pelaku dan korban serta keluarga besar pelaku.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, pelaku tiba-tiba mengamuk dan langsung menyerang adik ipar menggunakan sebilah parang.

“Pelaku tanpa sebab yang jelas tiba-tiba menyerang korban dengan senjata tajam jenis parang. Akibatnya, korban mederita luka yang cukup serius,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono kepada TEMPIAS.ID, Selasa (17/3).

Berdasarkan kronologis, pelaku awalnya mendatangi adik kandungnya, Sartika Sarah yang juga istri korban. Awalnya, pelaku EM menanyakan kepada Sartika Sarah kenapa tidak menyahut saat dipanggil ibunya. Tiba – tiba, pelaku EM menampar adiknya itu yang sedang hamil 7 bulan.  Setiba di rumah, suaminya, Mohd Arief Surya menanyakan kenapa wajahnya bengkak. Istrinya kemudian menjawab, dirinya baru saja dipukul oleh pelaku EM. Kemudian suaminya lantas menemui pelaku, menanyakan perihal itu kepada pelaku EM.

“Tiba tiba pelaku EM menyerang korban dengan menggunakan sebilah parang sehingga roboh ke lanta I,” Iptu Miftahuda Dizha Fezuono.

Akibat penganiayaan, korban sejumlah luka akibat pukulan parang yang dilakukan pelaku. Korban mengalami luka pada bagian kepala, luka pada pergelangan tangan sebelah kiri, luka pada siku dan luka pada kaki kanan dan kiri.

“Korban akhirnya dilarikan kerumah sakit Kesdam IM menggunakan becak motor. Kemudian dirujuk ke RSUZA Banda Aceh guna penanganan lebih lanjut,” kata Iptu Miftahuda Dizha Fezuono.

Kini, pelaku EM diamankan di Polsek Kuta Alam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku di jerat dengan pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. [ ]

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here