Beranda News Baru 48 Menjabat, Kasatreskrim Bekuk Pelaku Pencurian HP

Baru 48 Menjabat, Kasatreskrim Bekuk Pelaku Pencurian HP

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | BANDA ACEH – Kiprah AKP Ryan Citra Yudha patut diancungi jempol. Pasalnya, baru 48 jam menjabat sebagai Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, dirinya bersama personelnya berhasil mengungkap kasus pencurian di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

Pihaknya berhasil mengamankan pelaku pencurian. Pelaku yakni berinisial SAF (37) warga Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, melalui Kasatreskrim AKP Ryan Citra Yudha mengatakan, pelaku melakukan pencurian HP Samsung A50 milik Aulia Hafidh (27) warga Ingin Jaya, Aceh Besar dan Redmi Note 8 milik korban lainnya di tempat berbeda.

“SAF mencuri Samsung A50 di warung kopi ADI, pada Jum’at  (24/7/2020) silam saat korban sedang tertidur,” kata AKP Ryan Citra Yudha, Minggu (13/9).

Menurutnya, pelaku melakukan aksi kejahatannya saat korban tertidur pulas dan meletakkan handphone disampingnya. Namun pada saat terbangun, korban melihat handphone miliknya telah hilang.

Berbekal informasi dari korban, petugas mengejar keberadaan terhadap pelaku , namun tidak ditemukan. Pada Sore Sabtu (12/9) petugas mendapat informasi dari warga bahwa ada warga berinisial SPH (35) warga Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar yang menggunakan handphone jenis Samsung A50. Sebelumnya, SAF diketahui tidak pernah menggunakan handphone jenis tersebut.

Berdasarkan penelusuran petugas, HP yang dipergunakan SPH sebagai penadah ternyata merupakan hasil dari kejahatan yang dilakukan SAF.

“Berkat informasi yang diberikan oleh SPH, kita melakukan pengejaran terhadap SAF yang sedang berada di Komplek Perunas Ujong Bate, Aceh Besar dan polisi berhasil mengamankan pelaku,” tambahnya.

Bersama pelaku, turut diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya dua unit handphone. Salah satu HP jenis Redmi Note 8 warna hitam yang diperoleh dari hasil kejahatannya di warung kopi Andi Cafe, Aceh Besar.

Berdasarkan pengakuan, pelaku SAF mengakui bahwa dirinya melakukan aksi kejahatan di dua TKP berbeda, yakni Andi Cafe dan Adi Kupi dalam kawasan Kabupaten Aceh Besar.

Kini pelaku beserta barang buktinya telah diamankan di Mapolresta Banda Aceh. Terhadap pelaku SPH, dirinya diduga ikut terlibat sebagai pertolongan jahat, akan dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara. Sementara pelaku SAF dijerat dengan pasal 363 KUHP dan diancam kurungan selama 5 tahun penjara. []

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here