Bupati Aceh Besar Himbau Masyarakat Sigap Bencana

TEMPIAS.ID | Aceh Besar – Dalam rangka memastikan kesiapan dalam menghadapi bencana, Pemkab Aceh Besar menggelar apel kesiapan personil dan peralatan penanggulangan bencana, di lapangan Bungoeng Jeumpa, Jantho, Rabu (4/3).

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Aceh Besar sudah melakukan berbagai upaya dalam menghadapi bencana.

“Kita tau bahwa Aceh Besar ini sangat luas, juga memiliki lahan hutan yang sangat berpotensi kebakaran, maka itu kita sudah melakukan berbagai perencanaan, memetakan titik-titik api, dan menyiagakan personel di lokasi-lokasi rawan bencana,” kata Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya telah siap siaga dalam menghadapi bencana. Pasalnya, bencana tidak bisa diduga kapannya terjadi. Menurutnya, pihaknya telah mempersiapkan segala bentuk penanggulangan.

“Selain itu kita juga telah berkoordinasi dengan pihak Basarnas, TNI, juga Polri,” tambah Mawardi Ali.

Mawardi Ali juga menghimbau seluruh elemen masyarakat agar sadar dan awas terhadap bencana, juga ia meminta agar masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan bencana.

“Kepada masyarakat, jangan bakar sampah sembarangan, khususnya daerah pegunungan, 1 titik api saja bisa menyebabkan kebakaran yang sangat luas, juga harus siaga, paling tidak sudah menyiapkan rencana evakuasi apabila sewaktu-waktu bencana tiba,” pinta Mawardi Ali.

Sementara itu, kepala pelaksana BPBD Aceh Besar, Farhan mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sesuai instruksi pemerintah pusat. “Sesuai arahan dari pusat, giat ini dilakukan bertujuan seluruh stakeholder kebencanaan tingkat kabupaten/kota se Indonesia, mampu menghadapi bencana baik dari segi peralatan maupun personil”

Kemudian, ia menambahkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa pos WMK (Wilayah Manajemen Kebakaran) yang bertujuan untuk melakukan penanggulangan kebakaran di beberapa titik di wilayah kabupaten Aceh Besar, yaitu pos Induk Sibreh, Saree, Seulimueum, Kota Jantho, Durung, Kajhu, Peukan Bada, dan Lhoong.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Basarnas Aceh, Budiono, Forkopimda Aceh Besar, Kepala OPD Aceh Besar, juga kurang lebih 1500 personel yang terdiri dari seluruh elemen yang terlibat dalam penanggulangan bencana. [ ]

Must Read

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here