Beranda News Gegara Pinjam Duit Pacar, Remaja Ini Dibekuk Polisi

Gegara Pinjam Duit Pacar, Remaja Ini Dibekuk Polisi

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | BANDA ACEH – Seorang remaja asal Aceh Besar terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Pria berinisial IU (19) dibekuk Polresta Banda Aceh karena melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasatreskrim AKP M. Ryan Citra Yudha mengatakan, IU telah melakukan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan terhadap Riska Amandalia (17).

“Korban tak lain adalah pacaranya sendiri. Ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP Jo 372 KUHP,” kata AKP M. Ryan Citra Yudha kepada awak media, Minggu (13/9).

Peristiwa ini bermula saat pelaku meminjam uang milik korban sebesar Rp 8,6 juta pada Selasa (8/9) lalu. Alasannya ingin menebus miliknya karena disita oleh Kejaksaan Negeri Aceh Besar. Untuk meyakinkan korban, tersangka IU membujuk raju korban agar bersedia meminjamkan uang kepadanya. Apabila mobilnya berhasil ditebus, mobilnya itu akan dijual dan uang milik korban akan dikembalikan.

“Namun, alasan ini semuanya tidak benar sehingga korban melaporkannya ke polisi untuk dilakukan pengusutan,” tambahnya.

Usai mendapat laporan, petugas pun segera memburu keberadaan pelaku. Hal ini berdasarkan laporan polisi LPB/ 413/ IX /YAN 2.5 / 2020 / SPKT tanggal 12 September 2020. Tersangka berhasil diamankan petugas Reskrim Polsek Kuta Alam di salah satu warung kopi.

Saat diinterogasi polisi, tersangka mengaku perbuatannya. Termasuk terkait hubungan pacar dari korban. Semua uang yang dipinjam tersebut, lanjutnya,  dipergunakan untuk keperluan pribadi dan untuk menutupi pembayaran mobil yang dirental selama ini olehnya.

“Kita melakukan penahanan terhadap tersangka setelah dua alat bukti terpenuhi diantaranya keterangan para saksi,” katanya lagi.

Dikatakan, akibat tidak adanya upaya dari tersangka atau keluarganya untuk mengembalikan kerugian (restorative justice), dan dalam hal ini penyidik khawatir tersangka melarikan diri, menghapus barang bukti, dan mengulangi tindak pidana, maka dilakukan penahanan di sel Polresta Banda Aceh.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP Jo 372 KUHP dan diancam dengan hukuman penjara selama 4 tahun. []

 

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here