Jubir SAG : Belum Ada Warga Aceh Positif Covid-19

TEMPIAS.ID | Banda Aceh – Pemerintah Aceh menegaskan hingga saat ini belum ada satupun masyarakat Aceh yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19. Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) via Whatsapp kepada wartawan, Sabtu (21/3).

Namun jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 di Aceh kian bertambah. SAG meminta masyarakat agar tetap tenang dan lebih waspada.  Salah satunya adalah pengawasan dan meningkatkan jam belajar anak-anak di rumah semenjak libur selama 2 pekan tersebut.

“Jumlah ODP berdasarkan data pukul 10.00 WIB kemarin. Sebanyak 65 orang, hari ini menjadi 84 orang. Tetapi, belum ada satu pun orang yang positif Covid-19 di Aceh,” kata Saifullah Abdulgani.

Menurutnya, bertambahnya jumlah ODP tersebut menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan. Mereka yang sudah pernah ke daerah penularan Covid-19 sudah mulai melapor kepada petugas fasilitas kesehatan di kabupaten/kota. Ini berarti bahwa, kesadaran diri tersebut modal paling efektif pencegahan penularan virus corona bagi orang terdekat dekat dan masyarakat di sekitarnya.

“Warga dalam status ODP seyogyanya beristirahat di rumah, tidak ke tempat-tempat orang berkumpul, dan tidak mengunakan kenderaan umum bila ke fasilitas kesehatan. Warung kopi, caffe, restoran, dan tempat-tempat umum lainnya harus dihindari,” tegas SAG.

Ia juga meminta agar masyarakat untuk tidak lagi berkumpul di pusat keramaian. Salah satunya adalah di warung kopi, caffe, restoran, dan rumah makan, atau tempat umum lainnya. Sehingga masyarakat terus terjaga dari resiko tinggi penularan virus corona.

“Beli makanan atau minuman untuk bawa pulang ke rumah, dan cuci tangan dengan sabun sebelum menikmatinya,” tambah SAG.

Menurutnya, jumlah Orang Dalam Pengawasan (PDP) yang sedang menjalani perawatan sebanyak 4 orang, yakni tiga di RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh dan satu lainnya dirawat di RSUD Cut Mutia Lhokseumawe. Adapun dua PDP di RSUZA memiliki riwayat ke daerah penularan dalam negeri. Selanjutnya satu lagi pernah kontak erat dengan temannya yang positif Covid-19 di Bogor.

“Saya tegaskan lagi, yang sedang dirawat itu juga statusnya masih PDP, bukan positif Covid-19,” kata SAG lagi. []

Must Read

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here