Beranda News Mulai Kamis, Angkutan Umum Dari Sumut Dilarang Masuk ke Aceh

Mulai Kamis, Angkutan Umum Dari Sumut Dilarang Masuk ke Aceh

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | Banda Aceh – Ditlantas Polda Asceh akan melarang semua jenis angkutan umum masuk ke Aceh. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.

Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Dicky Sondani mengatakan, semua angkutan umum diharuskan putar balik ke Sumatera Utara jika hendak menuju ke Aceh. Pasalnya, arus mudik membludak mulai tanggal 21 hingga 23 Mei 2020.

“Selain itu banyak WNI juga kembali dari luar negeri. Maka terhitung mulai tanggal 21 Mei pukul 20.00 WIB, semua jenis angkutan umum apabila memasuki Aceh akan diminta putar kembali ke wilayah Sumatera Utara,” kata Kombes Dicky Sondani kepada TEMPIAS.ID, Selasa (19/5).

Kombes Dicky mengatakan, keputusan ini diambil setelah mengikuti rapat virtual dengan sejumlah Menteri, diantaranya Menko Polhukan Mahfudh Md, Menko Maritim Luhut B Pandjaitan dan Kasatgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Doni Monardo. Hasil rapat itu disimpulkan bahwa, arus mudik sangat berbahaya karena dapat memicu gelombang kedua penyebaran covid-19.

Untuk mengantisipasi hal itu, Polda Aceh akan menempatkan sejumlah personilnya di empat perbatasan Aceh – Sumatera Utara. Keempat perbatasan itu diantaranya, Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Tenggara dan Aceh Tamiang.

Bagi kendaraan pribadi yang akan melintas perbatasan, maka tidak diperkenankan jika tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19.  Selain itu, mereka juga akan menjalani rapid test di setiap pos-pos perbatasan Aceh – Sumut.

“Apabila kendaraan pribadi yang masuk kemari tidak dilengkapi surat bebas covid-19, maka harus putar balik ke Sumut. Begitu juga para supir angkutan umum setiap melewati pos pemeriksaan harus memakai masker,” kata Kombes Dicky Sondani lagi. []

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

1 KOMENTAR

  1. gmn dgn nasib kami yg berpenghasilan hari2. seperti suami saya yg hanya seorg supir bus. apa kah kami harus menahan lapar… tlg penjelasan nya. terima kasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here