Polemik Pemerintah Aceh vs DPRA, Apa Karya : Bek Laloe Uroeh Cangkoi Droe

TEMPIAS.ID | BANDA ACEH –  Elit GAM, Zakaria Saman meminta kepada Pemerintah Aceh, baik legislatif maupun eksekutif agar benar-benar fokus memikirkan kepentingan rakyat Aceh. Pernyataan ini disampaikan sapaan akrab Apa Karya menyikapi polemik antara Pemerintah Aceh dengan DPR Aceh.

“Ci duek pakat sigoe. Bek laloe uroh cangkoi droe. Rakyat meuceupet sabee (coba duduk bersama sekali. Jangan sibuk urus cangkul sendiri. Rakyat selalu dalam keadaan terjepit),” kata Apa Karya via telepon seluler, Selasa (15/9).

Apa Karya menjelaskan, masyarakat Aceh butuh komitmen dan perhatian penuh terkait pemerataan kesejahteraan. Apalagi di tengah pandemi covid-19, aktivitas masyarakat semakin terbatas sehingga berdampak terhadap taraf kesejahteraan hidup. Mantan Menteri Pertahanan GAM ini meminta kedua belah pihak, baik eksekutif dan legislatif bersinergi dalam membangun Aceh. Salah satunya adalah membuang ego masing-masing dan tidak memikirkan kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia mencontohkan terkait kisruh proyek multiyears antara Pemerintah Aceh dan DPRA yang menuai pro-kontra. Akibatnya, sektor perekonomian masyarakat menjadi lemah dan semakin terpuruk.

“Peugadoh sifeut peu mbong ban dua boh pihak. Cipikee pakiban ta peu seujahtera rakyat. Ban watee ka meuramah ngon KPK, ka mita alasan nyoe alasan jeh. (Hilangkan sifat ego antara kedua belah pihak. Coba pikirkan bagaimana mensejahterakan rakyat. Ketika sudah bermasalah dengan KPK, sudah mencari alibi),” pungkas Apa Karya. []

Must Read

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here