Beranda News Polisi Serahkan Kasus Mesum WN Portugal dengan Janda ke Perangkat Desa

Polisi Serahkan Kasus Mesum WN Portugal dengan Janda ke Perangkat Desa

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe mengembalikan kasus mesum JM (41), WNA asal Portugal dengan YI (31), janda asal Lhokseumawe ke perangkat desa. Pasalnya, pasangan ini tidak dilanjutkan ke ranah pidana.

Kapolres Lhokseumawe melalui Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang mengatakan, warga masyarakat tidak mau melanjutkan kasus tersebut ke ranah pidana.

“Masyarakat yang langsung diwakili kepala desa tidak ingin melanjutkan kasus ini ke ranah pidana. Mereka ingin menyelesaikan sendiri kasus ini dengan adat gampong,” kata  Kapolres Lhokseumawe melalui Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang kepada TEMPIAS.ID via Whatsapp, Senin (24/2).

AKP Indra menjelaskan, warga yang menangkap sejoli karena diduga medum di Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe ini meminta agar tidak diproses hukum pidana. Menindaklanjuti hal itu, polisi akhirnya mengembalikan kembali  kepada pihak desa.

“Ini murni hasil keputusan pihak perangkat desa. Soal nanti bagaimana proses penyelesaikan hukum oleh perangkat desa, itu di luar kewenangan penyidik,” kata AKP Indra T Herlambang.

Terkait hasil proses hukum yang dilakukan polisi terhadap sejoli itu. AKP Indra enggan berkomentar. Pasalnya, katanya lagi, kasus tersebut sudah sepenuhnya dikembalikan ke pihak desa.

Sebelumnya diberitakan, Satpol PP dan WH kota Lhokseumawe mengamankan seorang WNA berinisial JM (41) dan seorang janda berinisial YI (31). Keduanya ditangkap polisi Syariat Islam karena diduga mesum di kawasan Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kabid Penegakan Syariat Islam Kantor Satpol PP dan Waliyatu Hisbah Kota Lhokseumawe,  M. Nasir mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/2) malam sekira pukul 23.00 WIB.

“Saya dihubungi oleh kepala desa setempat dan mengatakan bahwa ada pasangan yang bukan muhrimnya telah diamankan oleh warga di dalam rumah, sehingga kami langsung menuju kesana,” kata M. Nasir dikutip TAGAR.ID, Kamis (20/2).

Menurutnya, kedua pasangan non-muhrim ini  digerebek warga setempat. Saat digerebek, kata M. Nasir, keduanya baru saja selesai melakukan hubungan intim dan kemudian langsung digelandang ke meunasah. []

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here