Beranda News Polresta Banda Aceh Amankan Pelaku Penggelapan Dana Bansos

Polresta Banda Aceh Amankan Pelaku Penggelapan Dana Bansos

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | Banda Aceh – Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh menahan seorang AM (33) warga Kuta Alam, Banda Aceh. AM adalah tersangka penggelapan pengadaan barang bantuan sosial (bansos) pada Dinas Baitul Mal Provinsi Aceh.

Kasus ini terjadi pada tanggal 1 Maret 2020 lalu di jalan Bintara Pineung gampong Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Tersangka AM diamankan oleh polisi setelah mendapat laporkan dari warga.

Kasatreskrim AKP M. Taufiq mengatakan tindak pidana penggelapan tersebut dilaporkan oleh korban pada hari Sabtu, (13/3) lalu sesuai dengan list barang pengadaan.

“Tersangka AM, mulanya membeli barang berupa perlengkapan rumah dan industri kecil untuk pengadaan barang bantuan sosial Dinas Baitul Mal Provinsi Aceh. Saat itu tersangka bekerjasama dengan korban sebagai kordinator penyaluran barang-barang tersebut,” kata AKP M. Taufiq, Senin (15/6).

Antara korban dan tersangka kemudian telah melakukan perjanjian pengadaan. Tersangka AM juga telah diberikan kepercayaan oleh korban. Ketika korban mencoba melakukan pengecekan di gudang tempat barang – barang tersebut berada, namun ternyata semua barang yang dilakukan pengadaan ternyata telah dijual oleh tersangka kepada orang lain tanpa sepengetahuan korban.

“Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian sebesar Rp 380 juta. Korban kemudian melaporkan ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut,” kata AKP M. Taufiq.

Menindaklanjuti laporan dari korban, tim unit I Pidum Satreskrim Polresta Banda Aceh dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda M. Hadimas melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi serta melengkapi berkas penyidikan dan laporan yang dilaporkan oleh korban ke SPKT Polresta Banda Aceh.

AKP M. Taufiq menjelaskan, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 372 KUHP dengan nomor polisi LPB / 125 / III / YAN. 2.5 / 2020 /SPKT,  tanggal 14 Maret 2020, berhasil mengamankan tersangka pada hari Sabtu (13/6) di sebuah penginapan di Banda Aceh sekitar jam 14.30 WIB.

Saat ini, tersangka AM mendekam disel Polresta Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbutannya. Ia dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. []

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here