Beranda News Sempat Murtad, Haji Uma Syahadatkan Kembali Warga Aceh

Sempat Murtad, Haji Uma Syahadatkan Kembali Warga Aceh

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | Jakarta – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma kembali mensyahadatkan ulang Samsul Bahri (22). Pemuda asal Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara ini awalnya dikabarkan telah beralih keyakinannya dari Islam menjadi Kristen.

Prosesi pengsyahadatan itu sendiri dilakukan Haji Uma dilakukan di ruang kerjanya, Jumat (7/2) sore. Dalam sebuah video berdurasi 0.37 detik yang dikirimkan Muhammad Daud ke TEMPIAS.ID, terlihat Haji Uma membimbing prosesi pengsyhadatan Samsul Bahri.

“Prosesi pengsyahadatan ulang Samsul Bahri, warga Jambo Aye Aceh Utara yang sebelumnya sempat pindah agama (Kristen) karena kondisi ekonomi selama di Jakarta, kini kembali ke Agama Allah SWT,” tulis Muhammad Daud, staf ahli Haji Uma lewat pesan singkat di aplikasi Whatsapp, Jumat (7/2).

Menanggapi hal tersebut, TEMPIAS.ID mencoba menghubungi Haji Uma untuk meminta konfirmasi terkait video tersebut. Senator peraih suara terbanyak pada Pileg 2019 lalu mengaku, dirinya telah mengsyahadatkan kembali Samsul Bahri.

“Alhamdulillah, benar kita sudah mensyahadatkan kembali. Kini Samsul Bahri sudah kembali ke jalan Allah,” kata H. Sudirman alias Haji Uma via telepon seluler.

Berdasarkan kronologisnya, Haji Uma menerima informasi dari salah satu warga Aceh tentang status keyakinan Samsul Bahri. Mendengar kabar tersebut, Haji Uma akhirnya mencoba menghubungi dan sekaligus membangun komunikasi dengan Samsul Bahri.

Awalnya, Samsul Bahri rela berpindah keyakinannya karena faktor hutang. Namun kabar itu ditepis langsung oleh Samsul Bahri. Dirinya mengaku kecewa kepada sejumlah warga yang enggan peduli terhadap nasibnya.

Rasa kecewa itu berawal saat pertama kali menginjakkan kakinya ke ibukota Jakarta. Saat itu, Samsul Bahri yang kondisi sangat lapar pernah meminta sedikit belas kasihan kepada warga setempat, namun ditolaknya.

Suatu hari, saat berada di Kawasan Kemayoran, ia lantas masuk ke gereja setempat. Awalnya, ia mengira ada semacam kegiatan kemanusiaan.

“Rupanya saat itu sedang acara misi khutbah di Gereja, hingga acara selesai. Dirinya dipertemukan dengan seorang pendeta. Disana, ia mengeluh soal biaya hutang dan kondisinya yang kian memprihatinkan,” kata Haji Uma.

Saat itu, si pendeta itu lantas memberikannya uang sebesar Rp 7,5 juta. Uang itu kemudian digunakan Samsul Bahri untuk membiayai segala kebutuhan hidup dan rumah kos.

“Rupanya Samsul Bahri ini sudah empat bulan diajak ke gereja oleh pendeta itu. Kabarnya, ia akan dibaptis dalam dua bulan terakhir. Dengan izin Allah, kita berhasil mengajak kembali ke ajaran Islam,” kata Haji Uma. []

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here