Simpan Sabu 6,17 Gram, Residivis Kembali Dicokok Polisi

TEMPIAS.ID | Banda Aceh – Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh menangkap JU (33), warga Sabang karena diduga melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu, Kamis (9/4) malam. Ia dicokok pihak berwajib karena menyimpan sabu seberat 6,17 gram.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasatresnarkoba, Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi warga setempat. Pasalnya, warga resah ulah pelaku sering melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di depan Kampus STIES, Gampong Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

“Saat itu, tersangka sedang duduk di depan rumah Kampus STIES Banda Aceh. Begitu melihat petugas, tersangka melarikan diri, namun berhasil kita tangkap di belakang bengkel,” kata Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang kepada TEMPIAS.ID, Jumat (10/4).

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sabu di dalam kantong celana tersangka. Setelah melakukan pengembangan, petugas selanjutnya menggeledah sebuah rumah di sekitar kampus STIES Banda Aceh. Polisi kemudian menemukan barang bukti berupa sabu yang diselipkan dalam kotak rokok. Tak hanya disitu saja, petugas kemudian melanjutkan penggeledahan di mobil yang dipakai tersangka. Polisi berhasil menemukan sabu dalam tas kecil.

“Jadi keseluruhan barang buklti yang kita sita dari tersangka seberat 6,17 gram,” kata Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang.

Petugas kemudian langsung mengamankan tersangka beserta barang bukti, diantaranya satu unit mobil Toyota jenis Avanza hitam dengan nomor polisi BL 1684 AP. Tersangka beserta barang buktinya kini sudah diamankan di Mapolresta Banda Aceh.

Saat di interogasi, tersangka mengakui bahwa barang haram  tersebut di peroleh dari MUS.

Sabu tersebut dibelinya sebesar Rp 2 Juta untuk dijual kembali kepada orang lain. Kini petugas telah menetapkan MUS sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pengakuan sementara tersangka, mobil itu statusnya sebagai rental. Tersangka juga resdiivis pada kasus yang sama dan baru lepas dari lapas di Jakarta. Dia pernah ditangkap Polda Metro Jaya pada tahun 2013 lalu,” kata Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) Yo 114 ayat (2) dari UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. []

Must Read

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here