Tak Masuk Pengurus DPD Golkar, Hendra Budian : Saya Tidak Mempersoalkan

TEMPIAS.ID | Banda Aceh – Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian tidak mempermasalahkan dirinya tidak masuk dalam kepengurusan baru di DPD I Golkar Aceh periode 2020-2025. Terkait hal itu, dirinya tetap berkomitmen penuh patuh dan bekerja sesuai amanah partai.

“Saya tidak mempersoalkannya. Selaku kader saya siap bekerja sesuai amanah partai,” kata Hendra Budian kepada TEMPIAS.ID via layanan Whatapps, Minggu (14/6).

Disinggung kemungkinan akan didepak dari pengurus, Hendra Budian mengaku tetap berpikir positif. Baginya, kader yang masuk ke struktur pengurusan adalan orang-orang yang professional dan terbaik di bidangnya. Hingga saat ini, dirinya mengaku masih diberikan amanah berupa mandat oleh partai sebagai pimpinan DPRA. Sehingga dirinya masih tetap sebagai kader fungsional untuk menyuarakan kepentingan rakyat di DPR Aceh. Ia juga berterima kasih kepada TM Nurlif selaku ketua partai atas kepercayaan yang selama ini diberikan.

“Beliau (TM Nurlif) adalah abang saya. Saya belajar banyak dari beliau dalam berbagai momentum dan kesempatan untuk membesarkan partai Golkar Aceh,” kata Hendra Budian.

Seperti diketahui, Hendra Budian tidak dicantumkan sebagai anggota susunan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh. Hal ini berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) yang dihelatkan di Hermes Palace Hotel Banda Aceh pada 4 dan 5 Maret 2020 lalu.

Isu namanya tidak dicantumkan dalam struktur kepengurusan menjadi perbincangan hangat di publik hingga Sabtu (13/6) kemarin. Padahal, mantan aktivis yang dikenal vokal dan kritis ini masih dipercaya sebagai Wakil Ketua DPR Aceh.

Berdasarkan SK bernomor SKEP-19/DPP/Golkar/IV/2020 DPD I Golkar Aceh masa bakti 2020-2025 yang menyebar, hampir seluruh anggota DPR Aceh dari fraksi Golkar masuk dalam susunan pengurus.

Dalam kepengurusan itu, sejumlah anggota DPRA fraksi Golkar menduduki berbagai posisi penting di partai yang terus moncer sepanjang zaman. Misalnya, Teuku Raja Keumangan menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu. Selanjutnya posisi Sekretaris dijabat oleh H Ali Basrah. Kemudian Ilham Akbar ditunjuk sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga. Kemudian posisi Wakil Ketua Bidang Perempuan dijabat oleh Yuniar. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img
spot_img

Hot Topics

Related Articles