Beranda News Usai Jam Malam Dicabut, Warga Aceh  Kembali Sesaki Warkop

Usai Jam Malam Dicabut, Warga Aceh  Kembali Sesaki Warkop

- Advertisement -

TEMPIAS.ID | Banda Aceh – Pemerintah Aceh resmi mencabut aturan jam malam sepekan lalu. meski demikian, warga dihimbau agar selalu menjaga jarak. Hal ini untuk bertujuan untuk memutuskan rantai pendemi virus corona atau Covid-19 di Bumi Serambi Mekkah.

Kendati demikian, mayoritas remaja di kota Banda Aceh mulai tidak mengindahkan himbauan tersebut. Mereka kembali nongkrong ramai-ramai di warung kopi sehingga dikhawatirkan berdampak pada penularan wabah corona.

Amatan TEMPIAS.ID, Sabtu (11/4) malam, pelanggan mulai berkumpul di kerumunan ramai di sejumlah warung kopi di Banda Aceh. Mereka duduk saling berdekatan sehingga terkesan menyalahi himbauan physical distancing.

“Coba lihat aja, kita sangat prihatin dengan kondisi seperti ini. Padahal sudah beberapa kali kita ingatkan tapi tetap saja tidak mau dengar,” kata salah satu petugas polisi saat melakukan razia di sebuah warkop di Banda Aceh.

Dalam razia gabungan itu, petugas selalu menghimbau masyarakat agar terus menjaga jarak. Kendati diizinkan tetap beraada di warung, warga diminta harus tetap menjaga jarak minimal satu meter.

“Kehabisan kata-kata saat melihat kondisi begini. Jika dibiarkan terus begini, kita khawatir korban terus bertambah,” katanya lagi. []

- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here